"SELAGI ADA" (Puisi)

"Namun kamu Dipuji oleh ILAHI, Karena Allah IHSAN-NYA hanya di Hati." Puisi KETUHANAN dan Kepatuhan MANUSIA
"SELAGI ADA" (Puisi)
Puisi Kehidupan: Selagi Ada Ketika Setan menguasai jiwa Manusia, selama itulah tidak akan tentram suasana jiwa. Selagi ada Insan yang pandai bermuka cermin, selama itu kondisi tidak akan ada nama kedamaian. Ketika ada Manusia yang mudah berdusta, selama itu orang jujur akan teraniaya. Selagi ada Manusia yang lidahnya bercabang, selama itu orang baik terus tersisihkan. Selagi manusia tiada menyimpan sifat kejujuran, selama itu dia tampil dengan kedustaan. Didepan berlagak baik, di belakang sibuk memfitnah dan mengkritik serta menikam. Selagi ada manusia yang berhati kotor, selama itu hidup manusia lain tidak akan selamat. Zahirnya menunjuk dengan rajin beribadah, tetapi di hatinya penuh dengan dendam kesumat. Selagi ada manusia yang berbangga diri, selama itu dia akan merendahkan orang lain. Selagi ada manusia yang suka dipuji, selama itu dia akan mengangkat dirinya sendiri dengan kehormatan. Selagi ada manusia yang bersikap sombong, selama itu hubungan orang lain menjadi sukar tersambung. Selagi …